.

Chii’s Sweet Home Anime dan Manga Kucing Paling Lucu di Jepang


Apakah kalian sudah tahu kucing ini? Bagi penggemar manga atau anime yang menyukai kucing pastilah tahu tentang Chi..Yuk langsung kita simak saja!


Chii adalah seekor kucing kecil berwarna putih abu-abu yang terpisah dari ibu dan saudara-saudaranya ketika sedang berjalan-jalan karena tersesat mengejar kupu-kupu. Lalu Chii berusaha mencari-cari ke mana keluarganya pergi, tetapi malah semakin tersesat dan kebingungan, akhirnya diapun tertidur kelelahan. Untungnya Yohei dan ibunya menemukan Chii dan membawanya pulang. Awal dari kehidupan Chii pun di mulai..
Ekspresi Lucunya

Cuplikan manganya:









Characters:
Chii


Chii adalah seekor kucing kecil berwarna putih abu-abu bergaris-garis hitam. Ia adalah seekor kucing yang pelupa dan mudah terganggu konsentrasinya oleh benda-benda di sekitarnya. Chii berbicara dalam bahasa bayi, menyukai susu, kantong plastik, benda-benda kecil seperti mainan, dedaunan atau sekedar sobekan-sobekan kertas. Chii sebenarnya adalah nama yang (tidak sengaja) diberikan Yohei ketika dia (dan kebetulan juga Chii) sedang belajar buang air kecil di toilet. Yohei berkali-kali mengatakan “ochikko” yang berasal dari kata oshikko yang berarti kencing. Chii mengira Yohei sedang memanggilnya, dan merespon setiap Yohei mengatakan Chii..kko. Sejak saat itulah keluarga Yamada memanggilnya Chii.

Yohei

Yohei adalah anak satu-satunya keluarga Yamada yang menemukan Chii ketika ia jatuh. Ia suka bermain dengan Chii dan menganggap Chii seperti saudaranya sendiri. Sikapnya terkadang mirip dengan Chii, hanya saja sepertinya Yohei lebih baik hati dan mengalah layaknya seorang kakak.

Okaasan (Mom)

Seorang Ibu rumah tangga yang menemukan Chii bersama Yohei. Merasa kasihan pada Chii yang masih kecil tersesat sendirian, ia memutuskan membawanya pulang dan merawatnya. Okaasan mengajari Chii untuk kencing di tempat yang telah disediakan dan seringkali menemui kesempatan dimana ia harus mati-matian merahasiakan keberadaan Chii di lingkungan apartemennya yang melarang memelihara hewan peliharaan.

Otousan (Dad)

Kepala keluarga Yamada yang sering menjadi korban kenakalan dan keisengan Chii. Ia adalah seorang graphic designer yang beberapa kali terlihat sedang bekerja di rumah, dimana Chii seringkali datang mengganggu. Otousan sangat menyukai Chii dan ingin Chii menyukainya juga. Ironisnya Otousan sering kebagian melakukan hal-hal yang menjadikan Chii marah padanya, seperti yang membawa Chii ke dokter hewan atau memotong cakar Chii. Meski demikian, Chii tidak pernah marah dengannya dalam waktu lama dan selalu menemukan alasan untuk menyukai Otousan kembali.

Kuroi

Kucing hitam besar yang pada awalnya dianggap sebagai pengganggu karena sering mencuri makanan di daerah tempat tinggal keluarga Yamada. Ia sebenarnya merupakan hewan peliharaan seorang penghuni perumahan tersebut yang beruntungnya tidak pernah disadari penghuni lainnya ataupun si pemilik komplek perumahan. Sepertinya pemiliknya jarang di rumah, sehingga ia mencari makan keluar rumah dan kadang mencuri makanan tetangga. Sebenarnya Kuroi bukanlah kucing yang jahat atau semenyeramkan penampilannya. Awalnya Chii cukup mewaspadainya karena mengira Kuroi yang bertubuh besar akan memakannya. Namun setelah beberapa kali pertemuan dengannya, keduanya menjadi semakin akrab. Kuroi mengajarkan banyak hal baru tentang menjadi kucing kepada Chii, mengingat Chii sepertinya tidak sadar kalau dirinya adalah seekor kucing.

***

Chii’s Sweet Home adalah manga karya Kanata Konami yang digambar full color dengan warna-warna cerah yang wajar ditemui di perpustakaan pada bagian rak buku anak-anak. Meski demikian, manga ini dikategorikan dalam demography seinen dan diserialisasikan dalam majalah Morning yang ditujukan untuk pembaca dewasa. Tidak seperti versi tankoubonnya yang full color, pada serialisasinya di majalah, Chii’s Sweet Home dicetak hitam putih seperti manga biasanya.


Manga ini memang bisa menjadi bacaan ringan yang menghibur. Ekspresi dan kelakuan Chii yang kaya dan imut berhasil membuat candaan yang menyenangkan untuk diikuti. Belum lagi interaksi antara Chii dan keluarga Yamada atau karakter-karakter kucing lain yang akan muncul seiring berkembangnya cerita. Yang mungkin banyak dipertanyakan memang, kenapa manga tentang kucing kecil imut yang dikelilingi karakter-karakter baik hati yang digambar full color dengan warna-warna cerah dikategorikan sebagai manga seinen? Inilah yang mungkin paling menarik dari Chii’s Sweet Home.


Dari kulitnya Chii’s Sweet Home bisa dibilang bisa dinikmati oleh semua kalangan umur. Tapi di bawah permukaan, manga satu ini menyimpan kesedihan yang mungkin hanya bisa direlasikan oleh para pembaca dewasa. Pada dasarnya Chii adalah seekor kucing kecil yang tersesat. Terpisah dari ibu dan saudara-saudaranya ketika masih kecil. Seekor kucing yang juga pelupa. Entah apa yang terjadi kalau Yohei dan ibunya tidak menemukannya dan membawanya pulang. Daya tarik emosional dalam manga ini disampaikan secara halus melalui hint-hint yang lebih mungkin disadari oleh pembaca dewasa. Hal ini membuat Chii’s Sweet Home bisa dinikmati oleh semua kalangan dengan daya tariknya sendiri-sendiri.


Awalnya Chii hanyalah seekor kucing tersesat yang ingin pulang dan bertemu kembali dengan ibunya. Namun setelah tinggal bersama keluarga Yamada yang juga menyayanginya, Chii si kucing pelupa ini pun sedikit demi sedikit mulai melupakan sosok ibunya. Walau pikiran mungkin perlahan lupa, tubuhnya tampak masih mengingatnya. Terkadang Chii mempertanyakan kehangatan yang pernah dirasakannya, yaitu ketika ia berada dalam pelukan ibunya bersama saudara-saudaranya dulu. Apakah suatu saat nanti Chii akan bertemu kembali dengan ibunya? Bacalah kelanjutan manganya DISINI atau lihatlah animenya DISINI.


3 Responses to "Chii’s Sweet Home Anime dan Manga Kucing Paling Lucu di Jepang"