.

Tempe Indonesia Menjadi Makanan Mewah di Jepang


Tempe... Pasti yang terlintas di benak kita bahwa tempe adalah makanan biasa dan untuk manusia biasa, hehehe.. tempe itu merakyat. Semua orang Indonesia pada umumnya suka dan tidak menolak jika hidangan di depannya tempe.


Tempe bagian dari produk budaya Indonesia. Tempe adalah makanan tradisional Indonesia. Dari zaman dahulu kala hingga saat ini keeksistensian tempe masih terjaga. Maksudnya hingga zaman modern seperti ini ternyata kita masih suka tempe.

Cara pembuatan tempe sangat sederhana. Prosesnya mudah. Hasilnya luar biasa. Sekaligus bergizi dan mengandung protein yang baik bagi tubuh. Olahan tempe juga amat beragam. Di setiap daerah di Indonesia punya cara tersendiri dalam mengolah bahan makanan dari tempe. Mulai dari hanya sekedar tempe goreng hingga tempe ini tempe itu, ada-ada saja kreatifitas masyarakat kita dalam mengolahnya. Dicampur denga ini dengan itu maka jadilah sebuah masakan dengan bahan tempe dan dengan komposisi yang menggugah selera. 

Oh iya yang membuat tempe itu merakyat tentu karena alasan harga yang sangat-sangat terjangkau. Segala lapisan masyarakat pada umunya bisa membeli dan menghidangkan tempe dirumahnya. Semiskin apapun seseorang biasanya untuk membeli tempe bukanlah menjadi sesuatu yang memberatkan.

Walaupun kita tidak bisa dipisahkan dari yang namanya tempe namun hingga saat ini kita masih belum swasembada untuk bahannya yakni kedelai. Kedelai adalah bahan utama tempe. Tanpa kedelai, maka tempe pun tak akan jadi. Tanpa kedelai, bukan tempe lagi namanya. Untuk kedelai negara kita masih impor dari Negara lain. Kita masih harus bergantung dengan negara lain untuk mendapatkan kedelai. Pasokan dalam negeri belumlah mencukupi untuk kebutuhan skala nasional. Alasanya karena jumlah orang miskin di Indonesia itu masih tergolong banyak jumlahnya. Tiap hari makan tempe. Otomatis tentu tempe harus selalu diproduksi dalam jumlah banyak. Mana cukup kalau kita tidak melakukan impor.

Namun di Negara pengekspor, tempe kurang dikenal. Namun belakangan ini tempe mulai disukai dan dikenal banyak Negara. Seperti di jepang. Jepang memang sangat dekat dengan Indonesia. Orang jepang banyak yang suka Indonesia termasuk tempe. Tempe telah merambah hampir seluruh wilayah di jepang. Seperti yang pernah diinformasikan di televisi yang menayangkan kesuksesan pebisnis tempe dari Indonesia di jepang.

Saat ini tempe disana juga telah merambah banyak elemen. Termasuk juga telah naik kelas. Permintaan tempe untuk pelanggan hotel meningkat. Di hotel-hotel disana tempe dihidangkan sebagai makanan yang mewah. Tak seperti di Indonesia, jarang sekali hotel disini yang mau menghidangkan tempe. Kalaupun ada karena terpaksa. Hehe.

Apalagi di jepang untuk mendapatkan bahan baku kedelai tidaklah susah. Kedelai bisa diperoleh dengan mudah. Jumlahnya juga banyak dan mencukupi kebutuhan. Otomatis jika dibiarkan lama-lama tempe jadi bisa berpindah ke lain hati. Bisa-bisa tempe juga jadi makanan pokok disana. Ada kemungkinan tempe juga bisa merakyat disana.

Itu bagus. Ternyata banyak juga yang suka tempe. Tidak hanya orang Indonesia namun juga orang-orang dari Negara lain juga suka dan mencintai tempe. Otomatis keeksistensian tempe akan terus terjaga. Namun yang dikhawatirkan nantinya adalah tempe yang berubah menjadi makanan yang tidak merakyat lagi. Tempe bisa naik kelas di negeri sendiri. Tempe bisa dianggap barang mewah nantinya bagi mereka yang tak berada. Hmm gawat nih.

Kog gitu sih? Alasannya gara-gara tempe naik daun. Maksudnya gara-gara naik kelas tadi. Di jepang tempe bisa ditemukan di hotel. Itu berarti tempe jadi barang mewah. Akibatnya nanti di Indonesia juga bisa ikut-ikutan. Hotel-hotel di Indonesia tak mau kalah menyediakan tempe. Tempe asli Indonesia.


Akibatnya harga jual tempe semakin mahal atau melambung dari harga biasanya. Otomatis karena timbulnya kebutuhan akan tempe yang berkualitas mengakibatkan harga jualnya berbeda atau makin mahal. Bisa juga nantinya ada tempe biasa dan ada tempe super. Tentu harganya berbeda. Tempe dengan kualitas biasalah yang mungkin masih tetap bisa dibeli oleh masyarakat. Sedangkan tempe super untuk mereka yang berada dan kelas elit. Bisa saja kan?

Sekarang timbul pertanyaan baru, apakah tempe harus terus merakyat dan tidak boleh naik kelas? Tempe hendaklah selalu merakyat. Tempe itu makanan murah berbagai elemen masyarakat. Makanan murah namun bukan murahan. Makanan yang bernilai tinggi. Mengandung filosofis tersendiri bagi masyarakat Indonesia. Namun tentunya tempe tak mau selalu dibawah. Tempe juga mau naik kelas. Tempe juga mau terkenal dan makin dicintai. So, Tempe is traditional food from Indonesia with love for the world. 

0 Response to "Tempe Indonesia Menjadi Makanan Mewah di Jepang"

Poskan Komentar