.

Perbedaan Drama Jepang dan Drama Korea, Tahukah Kamu?


Semua cewek pasti sudah tahu dong bahwa drama korea itu aktornya ganteng-ganteng, manis, atau ada juga yang bilang cantik-cantik. Hehe. Contohnya Lee Min Ho oppaaaaa… Rain, Kim Woo Bin, Lee Seung Gi, Jan Geun Seuk, Si Won Suju, Yesung Suju, Lee Dong hae Suju, T.O.P Bigbang, de el el. Sesuju gak teman-teman?? Bukan hanya actor cowok saja yang ganteng tapi artis cewek korea oleh sebagian besar lelaki di Indonesia juga dipuja-puja. Seperti SNSD, girlband dari korea itu sering dikagumi oleh pria Indonesia karena kecantikan parasnya, suaranya, kulit putihnya, langsingnya, dan juga kaki mulusnya. Betul betul betul? 

Perbedaan Drama Jepang dan Drama Korea
Drama Korea Heirs

Jika di setiap drama korea kita sering melihat pemeran utama atau pemain-pemain yang ganteng, imut, cute, nan manis. Di drama Jepang mungkin hal itu tidak selalu terlihat. Memang ada sih drama yang pemerannya kakkoi atau keren-keren. Seperti Mukai Osamu yang berperan di drama jepang Hungry!, Haruma Miura yang bermain dalam drama Last Cinderella. Jika kalian melihat drama tersebut, kedua pemain itu sebelum berperan sudah bisa berpenampilan menarik dan keren sehingga perempuan-perempuan yang melihat terdorong untuk menonton dramanya. Berbeda dengan drama hotaru no hikari. Pemeran wanitanya sih memang lumayan cantik dan terkenal, tapi pemeran pria sangatlah belum bisa memikat penonton dengan wajahnya alias belum cukup ganteng. Sepertinya drama Jepang tidak begitu mementingkan pemeran-pemeran yang berparas cantik atau ganteng tapi lebih mementingkan tingkat aktingnya. Dengan kata lain pemain korea lebih ganteng dan cantik daripada pemain drama jepang. 

Perbedaan Drama Jepang dan Drama Korea
Drama Korea That Winter The Wind Blows

Drama Korea terkenal dengan kisah romantisnya. Setiap tahun Negara ini tidak kehabisan ide-ide kreatif dengan cerita cintanya. Mulai dari cerita remaja, cinta di 2 alam berbeda, cinta dalam kerajaan, cinta dari masa lalu sampai masa depan. Pokoknya gak habis-habis deh. Kebanyakan drama korea selalu menceritakan sebuah perjuangan cinta yang di alami oleh setiap pemainnya, mengajarkan kita cara untuk menghadapi masalah percintaan, mengajak kita untuk ikut ke dalam lika-liku percintaan mereka yang biasanya berakhir dengan air mata kebahagiaan. Terkadang kisah cinta ini bisa membuat kita iri dan berimajinasi mempunyai cinta romantis seperti drama-drama korea. Hmm kapan ya.. 

Drama Jepang mungkin di mata kalian terkenal akan dengan filmnya yang hot. Tapi dalam drama Jepang sendiri hal tersebut sebenarnya jarang terlihat. Malah sebagian besar drama Jepang bercerita sebuah kisah kehidupan yang menarik seperti sebuah perjuangan, kisah cinta, fantasy, scifi, horror, dan detektif. Rata-rata drama jepang mempunyai maksud untuk mengajarkan seseorang untuk hidup tidak menyerah, dan berusaha keras. Drama jepang mampu memberikan pesan, dan motivasi hidup kepada penontonnya. Sekali-kali coba lihat drama jepang deh, jangan lihat drama korea aja.

Perbedaan Drama Jepang dan Drama Korea
Drama Jepang Switch Girl

Banyak juga yang memperlihatkan pengalaman seseorang untuk mencapai cita-citanya contohnya pada serial drama Hungry!. Drama tersebut mengisahkan seorang pemuda yang sedang bingung untuk meniti karirnya. Dia mempunyai cita-cita ingin menjadi penyanyi rock, namun disisi lain dia ingin meneruskan restoran perancis yang dimiliki ibunya. Sampai suatu hari ibunya meninggal, dan dia pun tidak ingin usaha restoran ibunya sirna begitu saja. Berbekal ilmu masak yang pernah diajarkan oleh ibunya sewaktu kecil, pemuda inipun mulai membangun sebuah restoran kecil dari gudang bekas latihan menyanyi rock. Dari situlah perjuangan di mulai, yang awalnya tidak mempunyai modal dan pengunjung, tidak mempunyai keberanian, tidak mempunyai keahlian, restoran ini pun dapat berkembang menjadi ramai dan terkenal karena usaha kerasnya. 

Perbedaan Drama Jepang dan Drama Korea
Drama Jepang Hungry!

Jumlah episode drama Korea lebih banyak daripada drama Jepang. Episode drama korea biasanya berjumlah 19 episode, 25 episode, 30an episode sampai yang ratusan episodepun juga ada. Jadi mungkin nontonnya juga lebih lama. Sedangkan drama Jepang biasanya episode terakhir tidak sampai episode ke-20. Bahkan sebagian besar drama Jepang banyak berakhir pada episode 9, episode 10, episode 11 saja. Jadi menonton juga lebih cepat.

Drama Jepang juga cocok menjadi media pembelajaran untuk mahasiswa satra Jepang atau semua orang yang ingin belajar bahasa jepang. Dengan menonton drama dapat meningkatkan kemampuan bahasa kalian seperti kemampuan mendengar, mengartikan sebuah ucapan, kemampuan berbicara dan pengetahuan tentang kehidupan di Jepang maupun kebiasaan-kebiasaan orang Jepang. Dengan kata lain secara tidak langsung kalian akan belajar bahasa Jepang secara sendirinya. Drama korea juga sama, jika ingin belajar tentang korea perbanyaklah menonton drama korea. Jika ingin belajar tentang jepang perbanyaklah menonton drama jepang (eiits jangan nonton jav melulu. Nanti ngertinya kimochi-kimochi doang lagi. hahaaha). 

4 Responses to "Perbedaan Drama Jepang dan Drama Korea, Tahukah Kamu?"

  1. Terimakasih atas infonya!!!!!

    BalasHapus
  2. Wah, klo dorama ane paling suka seigi no mikata
    *gananya..
    Harusnya di tv ditayangin dorama jepang aja daripada korea cinta-cintaan melulu..

    BalasHapus