.

Mengapa manusia menangis ketika marah, sedih, sakit dan bahagia?


Pagi minasan, gimana mimpinya? Kepo banget yah. Hehe. Langsung aja deh, hari ini Japanindo Cute Culture akan membahas mengenai air mata dan tangisan lagi. Meneruskan postingan kemarin yang temanya juga mengenai tangisan. Yang belum baca, baca dulu postingan kemaren Manfaat Menangis dan Mengeluarkan Air Mata. Nah sekarang JCC tanya sama kalian Mengapa manusia menangis ketika marah, sedih dan bahagia? Jawabannya ada di bawah ini:

Mengapa manusia menangis ketika marah, sedih, sakit dan bahagia?

Sebelum menjawab pertanyaan tersebut kita harus tahu dulu seluk beluk air mata. Air mata adalah cairan yang dikeluarkan mata kita ketika sedang menangis. Menangis bisa bermacam-macam sebab, diantaranya menangis karena sedih, menangis karena emosi atau marah, dan menangis karena bahagia.

Reaksi menangis tidak mudah untuk dibuat-buat atau dipalsukan karena pada saat menangis air mata yang diproduksi seseorang mengaburkan pandangannya dan melumpuhkan kemampuannya untuk menyerang ataupun bertahan dan mengirimkan sinyal pada orang orang terdekat bahwa seseorang tersebut dalam keadaan butuh pertolongan, ditenangkan, atau ditemani. 

Misalnya seorang artis yang berperan sebagai perempuan menangis. Pastilah tidak mudah artis itu untuk mengeluarkan air matanya karena air mata hanya keluar pada seseorang yang sedang emosi dan bergejolak perasaannya. Untuk itu banyak artis yang memanipulasi air mata dengan sebuah tetesan obat mata supaya mereka bisa berakting. Namun bagi seorang artis profesional pasti dia tahu cara mengeluarkan air mata pada saat dia sedang berakting. Satu-satunya cara dia harus menjiwai peran tersebut dan merasakan betapa sedihnya atau betapa bahagianya perempuan yang menangis itu.

Sebenarnya air mata tidak selalu ditimbulkan oleh rasa emosi, marah, sedih dan bahagia saja karena air mata itu ada tipenya masing-masing. Perlu kita sadari bahwa manusia memiliki 3 macam jenis air mata yang mempunyai fungsi dan tugas masing-masing.

1. Air mata Basal
Air mata ini berasal dari kelenjar air mata dan bertujuan sebagai pelumas agar mata dapat berfungsi terus-menerus (proses lakrimasi). Air mata ini letaknya ada di mata, namun air mata ini tidak pernah menetes. Jika kalian bercermin dan memperhatikan mata kalian di kaca, kalian akan melihat mata selalu berair. Yup air inilah yang disebut air mata basal. Banyak orang yang tidak menyadari karena air mata ini hanya membasahi mata kita, bukannya menetes pada saat kita menangis. 

Mengapa manusia menangis ketika marah, sedih, sakit dan bahagia?

2. Air mata Refleks 
Air mata refleks adalah respon alamiah dari mata ketika mata kita kemasukan zat-zat dari luar yang tidak seharusnya masuk ke mata, seperti kelilipan debu, terkena sabun, menangis karena memotong dan mengupas bawang dan lain sebagainya. Air mata ini memicu reaksi berantai yang mengaktifkan bagian otak agar kelenjar lacrimal di atas mata bekerja dan melepaskan air mata pada kelopak mata agar bisa mengeluarkan zat-zat berbahaya tersebut. Air mata inilah yang melindungi mata kita sehari-hari.

3. Air Mata Emosional 
Air mata emosional (Emotional tears) inilah yang kita kenal sebagai air mata umumnya, dimana air mata ini hanya keluar ketika adanya pengaruh emosional dan perasaan. Air mata yang timbul karena manusia menangis yang disebabkan oleh amarah, sedih, dan bahagia. Lebih jelasnya kita akan membahas air mata ini karena ada satu jawaban tentang Mengapa manusia menangis ketika marah, sedih dan bahagia?

Menangis karena sedih
Air mata jenis lainnya memiliki tujuan yang jelas seperti membasahi mata dan membersihkan mata. Tapi bagaimana dengan air mata ini? Sebuah eksperimen dilakukan kepada sekelompok orang. Diberikan dua gambar yang sama, dimana salah satu gambar berisikan orang yang sedang menangis, sedangkan satunya lagi bergambarkan orang yang sama, hanya saja air matanya dihilangkan. 

Mengapa manusia menangis ketika marah, sedih, sakit dan bahagia?

Gambar kedua orang diatas adalah seorang pria yang menangis karena bersedih. Coba bandingkan hasil gambar ekspresi keduanya [yang tanpa air mata dan yang ada air mata]. Gambar pertama seorang anak kecil yang sedang menangis. Jika kita melihat ekspresi muka anak kecil tersebut dengan air matanya, anak kecil itu terlihat sedih, namun tanpa air mata anak kecil itu terlihat sedang bingung. Hal ini sama seperti seorang pria yang menangis tanpa air matanya, dia juga tidak menunjukkan ekspresi sedih tapi lebih ke ekspresi pria yang sedang susah.

Dilihat dari eksperimen diatas, air mata emosional berfungsi untuk menunjukkan bahwa seseorang sedang dalam keadaan sedih dan memiliki fungsi lainnya, seperti berikut ini:

Sinyal
Air mata ini dapat memberitahukan orang-orang sekitar bahwa seseorang sedang benar-benar merasa sedih atau stres. Air mata ini berguna sebagai sinyal bahwa orang itu sedang membutuhkan ketenangan, kasih sayang dan pastinya sebuah kebutuhan tertentu.

Komunikasi
Melalui sinyal di atas, air mata ini dapat disimpulkan berguna untuk sebuah cara komunikasi yang akan mendekatkan diri kalian dengan orang-orang yang sayang, perhatian, dan peduli dengan kalian. Pada akhirnya air mata ini akan bertujuan untuk meningkatkan tingkat ketahanan hidup melalui pelepasan stres dan kebutuhan sosial.

Mengapa manusia menangis ketika marah, sedih, sakit dan bahagia?

Mengurangi Stres
Uniknya, air mata emosional dan air mata refleks  memiliki tingkat komposisi yang berbeda. Sebagian besar air mata refleks berisikan air (H2O). Sedangkan air mata emosional berisikan sebuah hormon yang dikenal dengan nama Adrenocorticotropic Hormone (Hormon ACTH). Hormon ACTH ini sering dikaitkan dengan tingkat stres biologis seseorang. Dan walaupun belum terbukti benar-benar secara aktual, melalui pelepasan hormon ini dengan air mata, maka dapat dikatakan secara tidak langsung seseorang berusaha mengurangi tingkat stresnya dengan menangis. 

Menangis karena bahagia
Air mata bahagia tidak jauh berbeda dengan air mata yang kita keluarkan pada saat kita sedang sedih atau air mata emosional ini. Air mata bahagia juga memiliki fungsi yang sama, dimana ditujukan untuk menunjukkan (sinyal) bahwa seseorang sedang bahagia dan dapat membuat ia lebih dekat dengan orang-orang yang dekat dengannya (komunikasi). 

Menangis karena kesakitan
Sama halnya pada saat kita sedang kesakitan, air mata emosional adalah air mata yang keluar karena pengaruh eksternal seperti perasaan dan hal fisik. Oleh karena itu membutuhkan sebuah pemicu yang akan mengaktifkan kelenjar air mata kita, dan salah satunya adalah rasa sakit. 

Menangis karena marah
Rasa amarah yang mendalam juga terkadang mengakibatkan kita menangis karena kemarahan juga termasuk dalam emosi. Menangis pada waktu marah juga mempunyai fungsi yang sama. Hal ini ditujukan untuk menunjukkan (sinyal) bahwa seseorang sedang marah dan dia ingin orang disekitarnya mengerti apa yang menjadi penyebab kemarahan itu (komunikasi). 

Istimewanya lagi berdasarkan penelitian, perempuan menangis 30 hingga 64 kali per tahun dan sementara pria menangis 6 hingga 17 kali per tahun.  Pria menangis antara dua hingga empat menit, sementara wanita rata-rata enam menit, dimana menangis menjadi terisak-isak untuk wanita dalam 65 persen kasus, namun untuk pria dalam 6 persen kasus. Anehnya pada waktu anak-anak lelaki ataupun perempuan memiliki frekuensi menangis yang sama.

Sekarang mengerti khan Mengapa manusia menangis ketika marah, sedih, sakit dan bahagia? Jangan lupa share ya kalau suka. Share, Like [tombol di bawah postingan] dan Komentar kalian sangat berarti untuk masa depan blog Japanindo Cute Culture ini. Jika mau berlangganan artikel Japanindo Cute Culture silahkan follow twitter, follow Google plus, like facebook [tombol kecil di samping postingan] atau masukkan email kalian dikotak bawah postingan. Mau Copy Paste artikel juga diperbolehkan asalkan mencantumkan link sumber seperti ini www.japanindocuteculture.com, jika tidak mau mencantumkan link siap siap aja blognya dihapus oleh DMCA. Hihihi. Terimakasih sudah membaca dan berkunjung ya. Have Nice Day.

Sumber: Wikipedia dan Video 

0 Response to "Mengapa manusia menangis ketika marah, sedih, sakit dan bahagia?"

Poskan Komentar