Jumlah Protein dalam Telur [Putih Telur dan Kuning Telur] | JapanindoCuteCulture.com

Jumlah Protein dalam Telur [Putih Telur dan Kuning Telur]

Siapa yang suka telur? Akuuuuuuu. Wah sama dong. Kalau kalian suka bagian mana, putih telur atau kuning telur? Jika telurnya di rebus JCC sih sukanya putih telur karena rasanya lebih enak dan kenyal-kenyal. Jika telurnya di goreng suka dua-duanya, putih telur sama kuning telur. Gak tahu kenapa kebiasaan ini emang sudah dari kecil. Misalnya aku pergi makan di luar dengan teman atau sama keluarga. Jika ada telur rebus di depanku. Pasti kuning telurnya aku kasihkan ke orang terdekatku. "Nih aku gak suka" pasti aku bilang gitu. Hehehe. Maapin aku yah teman. 

Jumlah Protein dalam Telur [Putih Telur dan Kuning Telur]

Ya sudahlah kita kembali ke telur. Telur dikenal mempunyai protein yang tinggi. Selain itu banyak yang bilang telur bisa meningkatkan stamina seseorang. Dulu banyak wanita yang tidak dibolehkan memakan telur. Buktinya temenku saja ya. Dia dilarang makan telur oleh ibunya karena ibunya bilang telur hanya cocok untuk laki-laki. Tapi mengapa? Yuk kita bahas satu persatu gizi atau vitamin yang terkandung dalam telur. 

Ternyata nih kawan. Vitamin yang terkandung dalam putih telur dan kuning telur berbeda. Perbedaannya adalah pada kuning telur terdapat banyak lemak yang bisa membuat gendut seseorang. Mungkin inilah alasan mengapa ibunya temenku tadi melarang anak perempuannya makan telur. Sedangkan putih telur mengandung protein tinggi dan rendah lemak. Wah kebiasaanku ternyata membawa manfaat. Hahaha. Orang yang sudah mengetahui ini akan lebih suka mengonsumsi putih telur daripada kuning telur. 

Lalu apakah harus dihindari makan kuning telur? Eits tunggu dulu. Kuning telur walaupun mengandung lebih banyak lemak, tapi sangat menyehatkan tubuh. Rona Lewis, Pelatih Fitnes dan Lifestyle mengungkapkan, kandungan kolesterol yang ada dalam kuning telur tidak mempengaruhi kondisi tubuh. Justru jika kalian membuang kuning telur, maka akan kehilangan nutrisi dan kandungan lemak yang bermanfaat untuk tubuh. Seperti omega 3, vitamin D, folat dan kalsium. Yuk kita bahas lagi lebih dalam.

Kuning telur
Kuning telur kaya akan kandungan vitamin dan mineral, Terutama vitamin A, vitamin B2, asam folat, vitamin B6, vitamin B12, vitamin D, zat besi, kalsium, Omega-3, phosphor, potassium dan kolesterol, namun yang perlu kalian waspadai adalah kandungan kolesterolnya yang tinggi yaitu sekitar 185 mg kolesterol, sementara kebutuhan tubuh akan kolesterol hanya berkisar 300 mg.

Situasi ini perlu dihindari karena sangat berbahaya bagi anda yang memiliki riwayat kolesterol tinggi. Walaupun beberapa studi menunjukkan bahwa tubuh tidak akan menyerap terlalu banyak kolesterol yang bersumber dari kuning telur.

Putih telur
Putih telur sangat aman untuk di konsumsi. Berkebalikan dari kuning telur, putih telur tidak mengandung lemak. Putih telur lebih banyak mengandung protein (40 jenis). Protein ini berkualitas terbaik karena bisa langsung diserap oleh tubuh. Beda dengan protein yang terkandung dalam sayur atau daging-dagingan yang harus dipecah dulu oleh tubuh sebelum dapat diserap. Proses yang lama ini menyebabkan tubuh hanya bisa menerima 1/3 saja dari protein asli. Sementara dengan putih telur, protein langsung diserap oleh tubuh 100%. Protein dalam telur juga bisa untuk pengganti protein dalam susu. Jadi kalau kamu gak suka minum susu, makan aja putih teur.

Simak lagi berbagai kandungan putih dan kuning telur selengkapnya seperti yang dilansir dari Boldsky berikut ini:
  • Putih telur biasanya lebih dipilih oleh penderita diabetes karena rendah kolesterol. Selain itu dengan mengonsumsi putih telur, seseorang mendapatkan nutrisi cukup tanpa meningkatkan berat badan. 
  • Kuning telur kaya akan kalori dan kolesterol, sehingga banyak orang yang berdiet lebih memilih untuk menghindarinya. 
  • Kuning telur dalam jumlah banyak dalam satu waktu cukup penting. Sebab kolesterol dalam kuning telur adalah kolesterol baik yang mampu menurunkan risiko serangan jantung. 
  • Hal yang perlu diingat, mengonsumsi kuning telur untuk meningkatkan kolesterol baik tidak lantas semata-mata mampu menurunkan kadar kolesterol jahat bersamaan. 
  • Kuning telur lebih banyak mengandung kalsium, zat besi, fosfor, zinc, thiamin, vitamin B6, folat, vitamin B12, dan asam pantotenat. 
  • Putih dan kuning telur kaya akan vitamin A, B12, dan riboflavin. 
  • Lemak tak jenuh dalam kuning telur baik untuk penderita jantung untuk mengontrol kadar gula dan kolesterol dalam darah mereka.
Kandungan Gizi Dalam Telur

Kolesterol - Kadar kolesterol yang terkandung dalam telur ayam berukuran sedang mengandung 186 miligram kolesterol, dan hampir semua kolesterol terdapat di dalam kuning telur. Kolesterol dalam telur masih dianggap aman jika dikonsumsi setiap hari, karena batas aman pengonsumsian kolesterol harian adalah 300 mg/hari.

Kalori - Sebutir telur utuh berisi total 66 kalori, dimana 41 kalori berasal dari lemak dan 25 kalori dari protein. Putih telur mengandung 14 kalori yang semuanya berasal dari protein. 

Lemak - Telur mengandung sekitar 4,5 gram lemak dan hampir semuanya berada di kuning telur. Setiap gram lemak memiliki 9 kalori. Jadi, satu porsi telur mengandung 4,5 x 9 = 41 kalori dari lemak. Lemak jenuh dalam telur sekitar 1 gram dan 3,5 gram lemak tak jenuh.

Protein - Sebutir telur mengandung sekitar 6,3 gram protein. Setiap protein mengandung 4 kalori, sehingga satu porsi telur mengandung 6,3 x 4 = 25 kalori dari protein. Putih telur mengandung 3,6 gram protein, sehingga putih telur dari sebutir telur adalah 3,6 x 4 = 14 kalori dari protein.

Karena tubuh hanya mampu mengonsumsi kolesterol harian sebesar 300 mg/hari. Di anjurkan untuk makan telur hanya 1 butir dalam sehari. Dalam kuning telur terdapat 186 mg. Misalnya kalian makan telur 2x sehari. Jadinya sudah kelebihan kolesterol khan. Kecuali kalau kamu makan putih telornya saja, mungkin makan 2 atau 3 butir telur tidak apa-apa. Hehe. Seperti adikku tuh. Dia disayang banget sama neneknya. Kalau nenek masakin telur buat adekku, langsung goreng 2 sekali makan. Pantesan aja kalo jerawatnya banyak. 

Lalu gimana akibatnya jika makan telur berlebihan? 
  • Menurut hasil penelitian, mengkonsumsi telur terlalu banyak dalam sehari dapat mengakibatkan terkena penyakit kanker prostat, terutama pada pria.
  • Menkonsumsi telur setengah matang memang enak, tapi akan menjadi penyebar penyakit flu burung jika telur tersebut mengandung virus H5N. Oleh karena itu masaklah telur hingga matang.
  • Telur juga kolestrol yang tinggi, mengkonsumsi telur terlalu banyak dapat memicu terjadi tekanan darah tinggi, penyakit jantung, dan stroke.
  • Bagi orang yang alergi dengan telur ayam, menkonsumsinya terlalu banyak dapat menyebabkan tubuh gatal gatal, terutama putih telur.
  • Kebanyakan makan telur juga dapat mengakibatkan wajah berjerawat. Kalau sudah jerawatan lihat cara menghilangkan jerawat dalam sekejap.

Telur memang menyehatkan dan penuh dengan berbagai nutrisi dan vitamin. Jadi setidaknya konsumsilah telur, baik putih maupun kuningnya, dua sampai tiga kali dalam seminggu ya. Oh iya pakai juga masker putih telur untuk menghilangkan jerawat dan noda hitam bekas jerawat.

Jika ada pertanyaan mengenai Jumlah Protein dalam Telur [Putih Telur dan Kuning Telur]. silahkan komen di bawah ya. Terima kasih sudah membaca artikel dan berkunjung. Semoga bermanfaat. Jangan lupa berlangganan artikel dengan memasukkan email ke kotak yang ada di samping. Jika kalian suka artikel ini, like facebook, follow twitter, atau ikuti google+ untuk berlangganan artikel dan bagikan ke orang-orang disekitar anda dengan mengklik tombol share di bawah ini.

3 Responses to "Jumlah Protein dalam Telur [Putih Telur dan Kuning Telur] "

  1. kak kalau kandungan protein pada putih telur apa aja ? tadi disebutkan 40 jenis protein yg trdpat pda putih telur,, apa aj yahh ?? #Mohon jawabannya,,,

    ReplyDelete
    Replies
    1. haloo anonim.. maaf sebelumnya saya tidak bisa membantu karena dari sumbernya tidak mencantumkan jenis2 proteinnya. Coba anda tanya saja pada ahli gizi atau dokter.. :)

      Delete
  2. jadi kalo setelah makan telur kemudian muncul jerawat itu karena kuning telur yang mengandung banyak lemak ya? jadi bukan proteinnya?

    ReplyDelete