.

Panduan Naik KRL / Kereta Commuter Line Untuk Pemula


Halo teman-teman jumpa lagi dengan Japanindo Cute Culture. Hari ini admin akan membagikan pengalamanku ketika naik KRL / kereta Commuter Line. Walaupun bukan penghuni tetap ibukota Jakarta dan sekitarnya, tapi karena kemaren ada urusan mendadak yang membuatku cepat belajar menaiki transportasi yang lumayan canggih ini. Haha. Maklum di kotaku sendiri, belum ada yang namanya KRL. Seharusnya kota-kota lain juga disediakan.

Naik KRL lumayan praktis dan mudah jika sudah terbiasa, tapi dulu banget ketika pertama kali naik CL (Commuter Line) sempat kebingungan. Ini gimana naiknya, beli tiketnya dimana, gimana cara turunnya dan lain-lain. Haha. Memalukan sekali. Kelihatan banget ndesonya. Hehe. Untung saja ketika aku naek KRL ini ada saudaraku yang menemani. Jadi ya ga begitu bingung sendiri. Setelah beberapa kali naek angkutan ini akhirnya mengerti juga. Oooo.. begini ya caranya...

Beginilah cara naik KRL:
1. Pergi ke Loket 
Di stasiun Jabotabek khususnya stasiun yang dilalui jalur Commuter Line biasanya ada 2 loket yang berbeda. Ada loket untuk membeli tiket Commuter Line dan yang satu lagi ada loket untuk membeli tiket untuk kereta api biasa. Nah kalau mau beli tiket KRL pesannya ke loket yang bertuliskan Commuter Line. Disana anda akan diminta membayar tarif yang sesuai dengan stasiun tujuan anda. Tiket yang anda terima nantinya akan berbentuk sebuah kartu. Kartu tiket tersebut bisa anda gunakan untuk melewati gerbang keluar - masuk stasiun.

>> Tarif dan Jenis Tiket KRL
Tarif dihitung berdasarkan stasiun yang anda lewati sampai anda mencapai stasiun tujuan. Untuk lima stasiun pertama, anda harus bayar 2000 rupiah, dan tiap tiga stasiun berikutnya anda hanya perlu membayar 500 rupiah. Bukan itu saja yang anda bayarkan, anda juga wajib membayar uang jaminan tiket seharga 5000 rupiah. Tapi tenang, setelah anda selesai menggunakan tiket tersebut, anda bisa mengembalikan kartunya di loket pengembalian yang biasanya berada di pintu keluar untuk ditukarkan kembali dengan uang 5000 rupiah. Jadi kartu kembali, uang juga kembali.

Masih bingung? Yuk kita latihan misalnya kita dari stasiun A ke stasiun B. Dari A ke B kita melewati berapa stasiun? Misal 10 stasiun berati yang harus kita bayar adalah
5 stasiun pertama:      Rp 2000
3 stasiun berikutnya:  Rp 500
2 Stasiun berikutnya: Rp 500
Uang jaminan:           Rp 5000    +
Total bayar:               Rp 8000

Lalu bagaimana cara mengetahui berapa stasiun yang akan kita lewati? Langsung saja tanya pada petugas loket karena biasanya mereka lansung menjumlahkan semua harga diatas sesuai dengan stasiun tujuan anda. Jika ingin memeriksanya, cobalah melihat denah stasiun yang biasanya ada di atas pintu KRL.

Ada 2 Jenis Tiket:
- Tiket Single Trip untuk sekali perjalanan saja. Tiketnya bisa direfund seperti kataku sebelumnya. Simple tapi merepotkan karena harus beli tiket lagi jika ingin berpergian. Lain halnya dengan tiket kedua.

Panduan Naik KRL / Kereta Commuter Line Untuk Pemula

- Tiket Multi Trip untuk beberapa kali perjalanan. Jika anda merupakan pelanggan tetap KRL yang tiap harinya memakai KRL sebagai transportasi utama anda. Saya sarankan membeli tiket ini. Dengan tiket ini anda tidak perlu lagi membeli tiket atau menukarnya untuk refund. Tinggal pakai saja, simpan dan bawa pulang.

2. Masuk Gate dan Pilih Jalur
Setelah menerima kartu tiket, anda sudah bisa masuk ke dalam stasiun dengan menempelkan kartu anda ke dalam mesin gateway. Caranya mudah tempelkan kartu tiket di tempat yang sudah disediakan. Gak perlu digesek-gesek atau digoyang-goyang segala ya supaya cepat kebaca sampai lampu gatenya berwarna hijau, baru anda bisa jalan (ingat pintunya gak muter otomatis!! jadi jangan ditunggu). Di setiap gate bakalan ada penjaganya seperti satpam. Jika anda tidak bisa keluar minta bantu sama bapaknya. Ketika akan naek kereta api, hendak bertanya dulu pada petugas KA terdekat atau lihat papan petunjuk atau dengarkan suara speaker yang biasanya memberitahukan info kereta yang akan datang di jalur mana.

3. Naik KRL / Commuter Line
Di setiap gerbong akan ada petugas yang berjaga-jaga. Biasanya pagi hari di waktu orang-orang bersiap berangkat kerja dan malam hari ketika pulang kerja, commuter line akan penuh sesak dan jangan heran jika anda tidak mendapat tempat duduk. Untuk perempuan usahakan naik gerbong depan dan belakang karena jika tidak anda akan kesasar ke gerbongnya laki-laki yang berada di gerbong bagian tengah. Sebelum masuk kereta, hendaknya biarkan penumpang yang turun terlebih dahulu, barulah kita naik disaat penumpang sudah turun. Di saat berdesak-desakan jangan lupa jaga barang bawaan anda supaya tidak terkena tangan-tangan jahil yang suka mengambil barang orang. Tempat duduknya KRL memanjang dan berhadapan seperti foto di bawah ini:

Panduan Naik KRL / Kereta Commuter Line Untuk Pemula

Selain diatas ada juga tempat duduk khusus bagi lansia, ibu dan anak-anaknya yang masih balita,  ibu hamil, ibu menyusui dan orang-orang cacat. Jadi jika anda merasa masih seger buger, sehat dan masih mudah lebih baik jangan duduk di area itu. Di atas tempat duduk ada tempat untuk meletakkan tas atau barang bawaan anda, tapi hai-hati jangan sampai kelupaan bawanya.

Panduan Naik KRL / Kereta Commuter Line Untuk Pemula

4. Jalur KRL / Commuter Line
Untuk memudahkan perjalanan anda, lebih baik lihat peta stasiun yang sudah disediakan di setiap pintu gerbong (bagian atas pintu). Bentuknya seperti di bawah ini:

Panduan Naik KRL / Kereta Commuter Line Untuk Pemula



5. Turun KRL / Commuter Line

Ketika turun dari kereta sebaiknya dengarkan petunjuk yang dikatakan speaker kereta api karena biasanya ada pintu gerbong yang sebelah kanan atau kiri saja yang dibuka dan ada juga ketika akan turun diperintah menuju ke gerbong depan terlebih dahulu. Hal tersebut mungkin disesuaikan dengan kondisi stasiun masing-masing.

6. Keluar Stasiun
Setelah turun dari kereta, kita masih membutuhkan tiket kereta sebagai alat keluar gate. Caranya sama seperti yang saya jelaskan di awal tadi. Setelah melewati gate, anda bisa merefund kartu anda dengan uang 5000 rupiah (berlaku untuk Single Trip tiket). Jika tidak mau menukarnya, langsung saja bawa pulang ke rumah anda. 

Mudah khan?? Jangan lupa share ya kalau suka artikel Panduan Naik KRL / Kereta Commuter Line Untuk Pemula. Silahkan bagikan artikel ini ke teman-temanmu di fb, twitter, atau akunmu yang lain dengan menekan tombol share di bawah artikel. Like, follow dan komentar kalian sangat berarti untuk masa depan blog Japanindo Cute Culture ini. Jika mau berlangganan artikel Japanindo Cute Culture silahkan follow twitter, follow Google plus, like facebook atau masukkan email kalian dikotak bawah artikel. Mau Copy Paste artikel juga diperbolehkan asalkan mencantumkan link sumber seperti ini www.japanindocuteculture.com, jika tidak mau mencantumkan link siap siap aja blognya dihapus oleh DMCA dan Blogger. Hihihi. Terimakasih sudah membaca dan berkunjung ya. Have Nice Day.

1 Response to "Panduan Naik KRL / Kereta Commuter Line Untuk Pemula"

  1. Wah, nice info. Saya ada rencana ke Jakarta, dan info-info semacam ini pasti bakal membantu banget. Good!

    BalasHapus