.

Pentingnya Menjaga Tubuh dari Dehidrasi di Masa Kehamilan


Air putih memiliki banyak manfaat bagi ibu dan janin. Air membantu tubuh menghadapi berbagai rasa tidak nyaman selama kehamilan. Saat hamil, volume darah dalam tubuh meningkat dan pada saat usia kandungan mencapai delapan minggu pembuluh darah akan menipis. Air membantu tubuh untuk menjauhkan dari resiko hipertensi dan kardiovaskular.

Dalam kondisi normal, tubuh memerlukan 2 liter air perhari. Tapi tentu saja kebutuhan air tiap orang berbeda-beda tergantung dari banyaknya aktivitas, semakin besar berat tubuh dan semakin tinggi suhu udara maka semakin banyak pula jumlah air yang dibutuhkan. Bagi mereka yang bekerja diruangan ber AC memerlukan jumlah air lebih banyak setiap harinya. Selain itu, kebutuhan air selama kehamilan dan menyusui juga meningkat. Ibu menyusui memerlukan air lebih banyak karena air yang masuk ke dalam tubuh berfungsi untuk memenuhi gizi bayi yang disalurkan melalui ASI.


Namun pada dasarnya, perempuan lebih rentan menjadi sensitif terhadap pengaruh kekurangan cairan dibanding pria. Begitu juga dampak dehidrasi terhadap kemampuan berpikir serta mood lebih rentan bagi kaum perempuan dibanding laki laki. Kekurangan air pada ibu hamil dan menyusui dapat memicu gangguan tubuh. Pada kondisi kekurangan cairan ringan akut bisa membuat jumlah cairan ketuban sangat sedikit. Karena air merupakan salah satu bahan pembentuk plasenta dan kantung ketuban. Kurangnya cairan pada ketuban akan membuat janin bersentuhan langsung dengan rahim sehingga akan meningkatkan resiko cacat pada janin. Selain itu, juga bisa menyebabkan resiko gangguan pada janin, waktu persalinan yang lama dan produksi ASI yang tidak lancar. Sedangkan pada kondisi kekurangan cairan ringan kronik bisa menyebabkan infeksi saluran kemih, sembelit, dan hipertensi. Dehidrasi juga bisa menyebabkan penurunan volume darah dalam tubuh sehingga sangat berbahaya bagi kesehatan ibu dan janin.

Dengan mengkonsumsi air 10 hingga 12 gelas perhari maka kebutuhan air pada ibu hamil akan tercukupi. Air yang masuk ke dalam tubuh berfungsi untuk menyalurkan nutrisi dari darah ke janin. Mencukupi kebutuhan air minum juga akan menjauhkan ibu dari kelahiran prematur di tri semester ketiga kehamilan. Selain itu air juga berfungsi untuk mengeluarkan sodium yang tidak dibutuhkan dan menjauhkan ibu dari infeksi urin yang bisa menyebabkan dehidrasi.

Dampak positif lain dari mencukupi kebutuhan air bagi tubuh adalah menjauhkan ibu dari keluhan morning sickness atau badan terasa sakit saat bangun pagi. Kulit ibu pun menjadi lebih sehat dan wajah tidak mudah berjerawat. Selain itu juga sembelit yang biasa dialami oleh ibu selama kehamilan pun bisa diatasi.

Oleh karena itu, untuk menghindari berbagai resiko selama kehamilan penuhilah kebutuhan air setiap harinya. Minumlah air mineral atau air yang sudah matang. Jangan minum air yang masih mentah. Hindarilah minum yang banyak mengandung gula dan juga kafein, karena kafein bisa meningkatkan produksi urin, sehingga tubuh akan lebih rentan mengalami dehidrasi.