.

Waspadai Anemia Saat Masa Kehamilan


Ibu yang sedang hamil sangat rentan mengalamai anemia. Walaupun anemia merupakan kondisi umum yang terjadi saat kehamilan tapi jika tidak ditangani dengan tepat maka akan memberikan dampak negatif bagi sang ibu dan  janin yang sedang dikandung. Selama kehamilan sang ibu dituntut untuk bisa memproduksi lebih banyak darah untuk menunjang pertumbuhan bayi sehingga sel darah yang mengangkut oksigen ke jaringan mencukupi.

Terdapat tiga jenis anemia yang terjadi selama kehamilan, yaitu: anemia defisiensi zat besi, anemia defisiensi asam folat dan anemia defisiensi Vitamin B12. Amenia akibat kekurangan zat besi lah yang merupakan anemia yang sering terjadi saat kehamilan. Padahal zat besi sangat di butuhkan untuk mencukupi kadar hemoglobin. Dimana hemoglobin merupakan protein dalam sel darah merah yang mensuplai oksigen dari paru-paru ke jaringan tubuh maupun otak janin. Anemia pada ibu hamil bisa di ketahui melalui pemeriksaan kadar darah atau kadar hemoglobin. Jika kadar Hb dalam darah kurang dari 11 gr/dl pada trisemester pertama dan ketiga serta pada trisemester kedua kurang dari 10,5 gr/dl maka ibu hamil bisa dikatakan mengalami anemia.


Dampak Anemia
Amenia saat kehamilan memberikan banyak resiko. Anemia bisa meningkatkan rasa sakit yang biasa dialami oleh ibu hamil, ibu akan menjadi menjadi lemah, pucat, letih, merasa pusing dan kurang nafsu makan sehingga kebugaran tubuh akan berkurang. Selain itu anemia juga bisa meningkatkan resiko komplikasi dan resiko saat kehamilan dan persalinan. Anemia merupakan penyebab kematian ibu saat melahirkan. Anemia juga bisa menyebabkan dampak-dampak lain seperti berat badan bayi yang kurang saat dilahirkan, prosuksi ASI terganggu dan mengalami depresi setelah melahirkan. Dan bagi ibu hamil yang memiliki kadar Hb <4 bisa menyebabkan resiko lahir prematur dan  gangguan saat persalinan seperti pendarahan.

Pencegahan dan Pengobatan 
Pencegahan anemia saat hamil bisa dilakukan dengan mencukupi kebutuhan zat besi. Selain itu kebutuhan folat dan vitamin juga harus dipenuhi. Pemeriksaan dokter dan uji lab terhadap ibu yang mengalami anemia sangat diperlukan. Sehingga ibu dapat mengetahui apa penyebab dari anemia yang dialami. Karena anemia yang disebabkan kekurangan zat besi, asam folat ataupun vitamin B12 memerlukan penanganan yang berbeda.

Saat hamil ibu memerlukan banyak energi. Makan makanan yang seimbang merupakan hal yang sangat diperlukan oleh ibu selama hamil. Makanan yang kaya akan zat besi bisa ditemukan pada sayuran hijau, daging merah, sereal, kacang-kacangan, telur dan buah-buahan seperti pisang.
Cara termudah yang bisa ibu lakukan dirumah untuk menambah asupan zat besi adalah dengan mengkonsumsi buah pisang. Buah pisang juga kaya akan asam folat, vitamin B6 yang mampu menenangkan asam lambung dan membantu proses pencernaan dan juga kaya akan kalium yang mampu mengurangi kram kaki selama kehamilan. Memakan dua buah pisang cukup untuk memenuhi kebutuhan zat besi harian bagi ibu penderita anemia.