.

Cara Mengelola Hipertensi / Tekanan Darah Tinggi


Pada jaman saat ini, ancaman tekanan darah tinggi sering diabaikan oleh orang. Padahal Hipertensi adalah pintu gerbang ke aneka penyakit mematikan. Dalam setiap detak, jantung memompa darah ke seluruh pembuluh darah, termasuk juga pembuluh kapiler.

Saat darah dipompa akan menimbulkan tekanan pada dinding di dalam pembuluh darah. Pembuluh darah memliki resistensi terhadap aliran darah. Kedua hal tersebut menciptakan tekanan darah.
Jika tekanan terlalu besar maka akan merusak pembuluh darah dan dapat membatasi aliran darah menuju organ penting dalam tubuh. Bisa jadi organ tubuh tidak mendapat pasokan darah.


Jika kejadian itu terjadi di organ jantung maka akan terjadi serangan jantung, bila terjadi di otak timbullah serangan stroke, dan kemungkinan lain yang bisa terjadi adalah kerusakan mata, ginjal, serta masalah kesehatan serius lainnya.

Penyakit ini tidak mempunyai tanda serta gejala, Hipertensi kerap dijuluki sebagai the silent disease alias penyakit yang datang diam-diam. Seperempat penduduk dunia menderita penyakit tekanan darah tinggi maka dari itu anda harus waspada, artinya satu dari empat orang dewasa menderita Hipertensi.

Jika anda sudah mengidap Hipertensi, sebaiknya bisa mengusahakan untuk menurunkan tekanan darah anda. Jika anda bisa menurunkan tekanan darah 5 sampai 6 mmHg berarti penderita mengurangi resiko stroke hingga 40 persen dan serangan jantung 15 hingga 20 persen.

Gaya hidup yang baik untuk bisa menurunkan tekanan darah adalah dengan mengurangi berat badan, diet gizi seimbang, olahraga teratur dan mengurangi konsumsi garam. Jika jumlah garam dalam tubuh berlebih dalam aliran darah bisa menyebabkan tubuh lebih banyak menarik air dalam darah. Hal ini yang menyebabkan tekanan pada dinding pembuluh darah jadi naik yang akibatnya, jantung bekerja lebih keras.

Obat-obatan ACE inhibitor  dan ARB aktif dapat menurunkan tekanan darah dengan cara memblokade angiotensin II. Angiotensin II adalah protein yang dapat mempengaruhi volume darah dalam tubuh dan kontraksi pembuluh darah dalam sistem renin, sistem pengatur tekanan darah dalam tubuh.

Obat antihipertensi bekerja langsung ke pusat sistem renin, renin adalah enzim yang dibuat oleh sel-sel khusus yang terdapat pada ginjal.

Harapan saya setelah membaca artikel ini yang berjudul, Cara mengelola Hipertensi semoga dapat bermanfaat.