.

Pentingnya Kalsium untuk Tulang


Pada orang-orang sehat yang kebutuhan kalsiumnya sangat terjaga dan kegiatan aktivitas fisiknya teratur, maka regenerasi tulang bisa maksimal hingga umur 30(tiga puluh) tahun. Karena itulah mengapa tulang kita menjadi lebih besar dan juga kuat. Sesudah itu, tulang akan lebih cepat rusak dibanding dengan produksinya. Di umur 35(tiga puluh lima) tulang kita lebih banyak yang dilenyapkan daripada yang dibangun.

Kehilangan tulang akan lebih serius ketika kita menginjak umur 50(lima puluh) tahun. Pada tulang wanita akan lebih mudah keropos dikarenakan perubahan hormonal menopause, dan penurunan kadar esterogen yang memperburuk keseimbangan tulang, hal tersebut terjadi secara alamiah yang disebabkan kehilangan massa dan menjadi lebih rapuh.


Tubuh manusia tidak dapat memproduksi kalsium sendiri dan harus mendapatkannya dengan cara, kita harus banyak mengonsumsi makanan yang mengandung kalsium atau dengan minum suplemen kalsium yang sudah banyak di pasaran. Sumber makanan yang mengandung kalsium antara lain, sayuran berdaun hijau, daging ikan terutama ikan salmon dan susu. Semua makanan tersebut memiliki nilai kalsium yang tinggi yang berguna untuk memperbaiki tulan-tulang yang sudah rusak. Cara kedua yaitu kita memerlukan tambahan dari nutrisi lainnya dengan kadar yang tepat, contohnya vitamin D. Jika kita tidak mengimbanginya maka kalsium yang kita makan akan percuma dan tak akan banyak gunanya.

Celakanya, jika kita kekurangan kalsium sering kali sulit untuk dicermati. Biasanya anda hanya akan merasakan keretakan tulang atau mungkin saja merasa sakit otot, kejang, tangan dan kaki seperti ditusuk-tusuk. Jika hal itu telah terjadi berarti anda sudah menguras atau mengosongkan kalsium tulang tanpa anda sadari. Banyak orang tidak merasakan bahwa tulangnya mulai menipis sampai terjadi keretakan atau patah tulang. Wanita sangat rentan dengan menopause, karena waktu membangun tulang baru menjadi melambat sehingga kepadatan tulang mulai menurun.

Dapatkan kecukupan kalori untuk mendukung aktivitas (tapi jangan berlebihan agar tidak disimpan sebagai lemak), beserta dukungan dari nutrisi penting seperti vitamin D dan Kalsium.
Harapan saya setelah anda membaca artikel ini yang berjudul   Kalsium dan Tulang, agar anda bisa lebih paham bahwa kalsium sangat penting bagi tulang kita. Ini juga sebagai bekal kita di hari tua nanti.